Senin, 24 Juli 2017

Definisi Tim Kerja

KPTKJ

1. Definisi Tim Kerja:
 
Tim merupakan kumpulan dari beberapa orang yang bekerja sama secara solid yang terlihat oleh sistem dalam rangka mencapai tujuan organisasi.

*Mengapa di bentuk tim:
  • Menyelesaikan pekerjaan lebih mudah
  • Saling bekerja sama
  • Rasa aman
  •  Diakui status(pengakuan)
  •  Interaksi Dan afiliasi
  •  Kekuasaan

*Tahapan pembentukan tim
  • Forming(pembentukan) : fase awal dimana keadaan ketidakpastian akan tujuan.
  • Storming (Merebut Hati) : Dicirikan adanya konflik intra kelompok tetapi menolak pengendalian oleh individu tertentu. Fase ini berakhir manakala mendapatkan hirarki kepemimpinan.
  •  Norming  :  Adanya perkembangan hubungan dan kelompok menunjukan koesi, pada fase ini berakhir dengan adanya struktur kelompok yang semakin solid
  •  Performing : Fase ini memperlihatkan fungsi kelompok berjalan dengan baik dan diterima dengan anggota.
  • Anjourning (Pengakhiran) : Fase ini merupakan fase terakhir yang ada pada kelompok yang bersifat temporer , yang didalamnya tidak lagi berkenaan dengan pelaksanaan tugas-tugas tetapi dengan berakhirnya rangkaian kegiatan.

2. Pembagian peran kepemimpinan

            Agar suatu tim menjadi efektif suatu tim diharapkan terdiri dari orang-orang yang ditempatkan pada posisi yang benar-benar sesuai dengan kompetensinya. Suatu kelompok harus mempunyai:
  1. Seorang pemimpin (ketua), yaitu seorang pemikir yang disiplin yang bertugas mengkoordinir tim, memelihara keseimbangan usaha dan menjadi titik tumpu tim dalam menjaga posisi mereka
  2. Seorang pembentuk, orang yang memiliki kemampuan untuk memberikan dinamika dan pengarahan kepada tim, menyediakan motivasi,kreatif.
  3. Seorang pemikir yang dapat menyediakan gagasan bagi kemajuan tim.
  4. Seorang pengevaluasi, yang dapat mengevaluasi permasalahan yang ada dan hasil kerja tim.
  5. Seorang penyelidik sumberdaya, yang menyediakan informasi dan jejaring sosial serta relasi.

3. Beberapa Masalah Utama Tim Kerja

  • Kepemimpinan, Masalah kepemimpinan bersifat strategis karena dapat menentukan efektif tidaknya proses kelompok.
  • Pengambilan keputusan dan pemecah masalah. Pengambilan keputusan dan pemecah masalah. Pengambilan keputusan dari pemecah masalah biasanya merupakan inti dari tugas atau misi kelompok. Pengambilan keputusan kelompok di dalam praktek biasanya lebih banyak sulitnya dibanding mudahnya.
  • Komunikasi, Kelompok merupakan kumpulan dari para individu yang berinteraksi satu sama lain sehingga masalah komunikasi memegang peran sentral.
  • Konflik, Perbedaan kepentingan dan harapan-harapan yang ada di dalam kelompok boleh jadi tidak dihindari hal ini tidak berpotensi menjadi konflik sehingga sasaran yang ditetapkan gagal dicapai atau bahkan bisa membuyarkan kelompok itu sendiri.

4. Kriteria Anggota Tim Kerja

1. Analisis Pekerjaan, Analisis pekerjaan, merupakan suatu proses untuk menentukan isi suatu pekerjaan, sehingga pekerjaan dapat dijelaskan kepada orang lain.
2. Rekrutmen, Seleksi dan Orientasi, Tenaga kerja yang diperlukan proyek dapat diperoleh dari salah satu atau beberapa sumber yaitu:

  1.   Induk atau anak perusahaan (apabila proyek dimiliki oleh kelompok perusahaan)
  2.  Daerah sekitar lokasi dan tempat proyek 
  3. Sumber tenaga kerja nasional
  4. Sumber tenaga kerja internasional-individual expert, subcontracting, technical assistances, manajemen assistances

3. Produktivitas, Produktivitas mengandung arti sebagai perbandingan antara hasil yang dicapai(output) dengan keseluruhan sumber daya yang digunakan(input).
4. Pelatih dan pengembangan, Program latihan dan pengembangan bertujuan untuk menutupi gap antara kecakapan karyawan dan permintaan jabatan.
5. Prestasi Kerja, Hasil penilaian prestasi kerja karyawan dapat memperbaiki keutusan-keputusan personalia dan memberikan umpan baik kepada karyawan tentang pelaksanaan kerja mereka
6. Kompensasi, Cara manajemen untuk meningkatkan prestasi kerja, notivasi, dan kepuasan kerja para karyawan adalah melalui kompensasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar