Pengembangan Ide Proyek
1. Identifikasi dan formulasi proyek
Langkah pertama dalam siklus proyek
adalah mengidentifikasi isyu yang mungkin dapat ditangani oleh suatu proyek.
Biasanya untuk ini diperlukan ‘penilian kebutuhan’ untuk mengetahui apa saja
kebutuhan masyarakat dan siapa saja yang terpengaruh. Hanya pada waktu kita
mengetahui apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, kita dapat merancang proyek yang
efektif. ‘Penilaian Kebutuhan’ ditindak lanjuti dengan ‘penilaian kapasitas’
untuk mengetahui kekuatan apa saja yang dimiliki oleh masyarakat tersebut yang
dapat digunakan untuk menangulangi masalah yang ada.
Proyek harus bertujuan untuk memperkuat
kelemahan yang ada. Beberapa orang memilih untuk mengunakan istilah
‘appreciative enquiry’ dari pada ‘penilaian kebutuhan’ dan ‘penilaian
kapasitas’. Dalam hal ini, proses dimulai dengan ‘penilaian kapasitas’ dengan
bertanya kepada masyarakat untuk mengidentifikasi sumber daya yang dimiliki dan
harapan mereka untuk mengunakannya di kemudian hari.
Identifikasi (Analisa):
·
Mendalami
·
Meneliti
·
Menggali
Formulasi:
·
Penemuan
·
Bahan
·
Resep
Latar belakang:
·
Metologi
·
Cara
Kerja
·
Kerangka
1. Bimbingan Proyek kerja
2. Pencarian dana subsidi
3. Projek konsultasi: Pihak ketiga yang
membantu kita
4. Mind Map
adalah sebuah metode untuk mengelola informasi secara menyeluruh.
Secara lengkap Mind Map dapat digunakan untuk:
·
menyimpan informasi
·
mengorganisasikan informasi
·
membuat prioritas
·
belajar memahami informasi dalam konteksnya
·
melakukan review atas sebuah materi pembelajaran
·
mengingat informasi secara lengkap
Agar dapat
memenuhi fungsi-fungsi di atas maka informasi dalam Mind Map disajikan dengan
cara menggabungkan kata dan gambar. Kata yang dipilih merupakan kata kunci (keyword)
yang dapat memberikan efek stimulasi baik dalam logika berpikir maupun secara
emosional.
Sedangkan gambar yang dipilih disesuaikan dengan asosiasi terhadap
kata kunci sehingga berfungsi mengaktifkan kelima indra dan kreativitas. Lewat
penggunaan gambar, informasi yang dicatat seolah-olah bisa didengarkan,
disentuh, dirasakan, dicium dan dilihat.
Supaya ide
ini tampil perlu:
1. Belajar
2. Latihan
3. Investigasi
4. Eksekusi